Bidang Parpem

Ringkasan Eksekutif Renstra Diakonia Kesehatan GKE

Jemaat-jemaat GKE tersebar 80% di pedesaan dan pedalaman Kalimantan. Ada banyak aset dan kekayaan yang dimiliki GKE dalam bidang pengembangan dan implementasi promosi kesehatan sebab sudah sekitar 20 tahun lebih GKE bersama Pelkesi bekerja sama melakukan upaya pelayanan kesehatan masyarakat. Dengan anggota jemaat yang sebagian besar hidup di pedesaan, kecamatan dan pedalaman, maka upaya pengembangan masyarakat harus didasarkan pada konteks masyarakat pedesaan dan upaya penyadaran masyarakat untuk mengerti hak-hak mereka mendapatkan pelayanan kesehatan.

Di daerah pedalaman Kalimantan angka kematian bayi dan ibu yang melahirkan masih sangat tinggi yang semestinya masih bisa dicegah. Karena biaya melahirkan yang tinggi, bidan kampung merupakan pilihan pertama bagi ibu yang mau melahirkan. Banyak diantara mereka yang tidak bisa menyediakan perlengkapan melahirkan yang bersih dan steril. Mereka hanya memiliki alat yang sederhana dan sudah karatan. Perawatan sebelum melahirkan sangat jarang dilakukan oleh ibu-ibu hamil.

GKE tidak dapat tinggal diam dengan segala pergumulan kesehatan di wilayah pelayanannya.Panggilan GKE adalah menjadi motivator pemberdayaan masyarakat di bidang pelayanan kesehatan sesuai firman Tuhan dalam Ulangan 23:13; 2 Raj 2:21; Lukas 4: 18-19; Luk 5:12-16; Mark 8:22-26. Hal-hal yang secara spesifik yang merupakan beban GKE di bidang kesehatan adalah: (1) Memberikan perhatian dan dukungan untuk peningkatan derajat kesehatan ibu, perempuan dan anak (lihat Misi GKE Point 7, 10 & 12 dalam GBTP dan Program No. 10 dalam GBTP), (2)       Pencegahan penyalahgunaan narkoba, penularan HIV/AIDS dan PMS, (3) Meningkatkan kualitas pelayanan lembaga milik GKE, (4) Memberikan perhatian kepada sebagian besar masyarakat pedalaman yangbelum terjangkau pelayanan kesehatan,(5) Meningkatkan kesadaran masyarakat untuk berperilaku hidup bersih dan sehat, (6) Mendorong pemerintah untuk menyediakan tenaga perawat, bidan dan fasilitas kesehatan di pedesaan.

Rencana Strategis Diakonia (Pelayanan) Kesehatan GKE 2015-2020 disusun melalui proses studi-studi dokumentasi, diskusi-diskusi, analisis kondisi internal dan eksternal serta melalui refleksi bersama yang melibatkan Pimpinan Sinode GKE, Beberapa Ketua Resort,Sekretaris Bidang, Pendeta Senior GKE, Dosen STT GKE serta dokter medis GKE yang difasilitasi oleh Konsultan serta Pelkesi pada 25 – 29 Mei 2015 di Banjarmasin.

Sesudah semua studi serta analisis-analisis ditetapkanlah Visi Diakonia Kesehatan GKE 2040, yaitu:“Masyarakat Daerah Pelayanan GKE Hidup Sehat.” Misi 2015-20140 untuk mencapai visi tersebut adalah: “Melayani Bidang Kesehatan Secara Holistik.”Untuk mempertajam ke tingkat operasional maka ditetapkan visi Diakonia Kesehatan GKE 2020: “Memiliki Layanan Kesehatan Terbaik di Kalimantan.” Dan Misi agar visi tersebut dapat tercapai adalah: “Menyediakan Pelayanan Kesehatan Menetap (Stationer) dan Bergerak (Mobile) di Wiliayah Pelayanan GKE.”

Untuk menjalankan Misi Diakonia Kesehatan GKE, nilai-nilai yang harus dijalankan adalah AKTIF: Alam adalah kehidupan, Kompeten, Teladan, Inisiatif dan Firman Tuhan.Sedangkan strategi utama yang harus dilaksanakan secara bersama-sama adalah:(1) Memperkuat Jejaring Lokal, Nasional dan Internasional. (2) Meningkatkan Kesadaran Jemaat tentang Pelayanan Kesehatan (Preventif, Promotif, Kuratif, dan Rehabilitatif), (3) Membangan Fasilitas Layanan Kesehatan Terbaik di Kalimantan baik yang Menetap maupun yang Bergerak, (4) Pemberdayaan Para Diakon GKE.

Visi, Misi, Tata Nilai dan Strategi Utama Diakonia kesehatan GKE di atas diharapkan menjadi panduan utama seluruh pemangku kepentingan GKEdalam menjalankan pelayanan di bidang kesehatan sepanjang tahun 2015-2020.